
FAJARTIMURNEWS.com PANGKAJENE KEPULAUAN– Angin kencang melanda wilayah Bonto Panno, Kelurahan Sibatu’a, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada Senin subuh sekitar pukul 05.00 WITA.
Peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Menurut keterangan warga setempat, angin kencang mulai bertiup saat hujan ringan hingga sedang mengguyur kawasan permukiman.
Saat sebagian warga sedang bersiap melaksanakan salat Subuh, hembusan angin yang semakin kuat membuat atap rumah bergetar dan beberapa bagian bangunan tak mampu menahan tekanan angin.
“Awalnya angin biasa, tapi tiba-tiba sangat kencang. Atap rumah terangkat dan sebagian roboh,” ujar salah seorang warga Bonto Panno yang rumahnya terdampak.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, dua unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius pada bagian atap. Material seng dan rangka atap berhamburan di sekitar rumah dan pekarangan warga.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, meski kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Pasca kejadian, warga bersama aparat kelurahan bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan material atap yang berserakan. Aktivitas warga sempat terganggu, namun secara perlahan kondisi kembali kondusif setelah dilakukan pembersihan di sekitar lokasi.
Pihak Kelurahan Sibatu’a menyampaikan bahwa pendataan terhadap rumah warga yang terdampak telah dilakukan. Data tersebut akan diteruskan ke pihak kecamatan dan instansi terkait di tingkat kabupaten guna mendapatkan bantuan tanggap darurat.
“Kami sudah mendata dua rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. Laporan awal sudah kami sampaikan ke kecamatan dan akan ditindaklanjuti,” ungkap aparat kelurahan setempat.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang kerap terjadi pada musim hujan. Warga diminta memastikan kondisi rumah aman serta segera melapor apabila terjadi kerusakan atau kejadian serupa.
Peristiwa angin kencang di Bonto Panno, Kelurahan Sibatu’a ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Andi syukriansyah

