Notification

×

Iklan

Iklan

Sidak Islamic Center Pammana, DPRD Wajo Temukan Banyak Minus Pembangunan

Jumat, 23 Januari 2026 | 15:32 WIB Last Updated 2026-01-23T08:50:56Z



FAJARTIMURNEWS.com WAJO – Tim Redaksi Fajartimurnews.com turun langsung melakukan konfirmasi kepada Komisi III DPRD Kabupaten Wajo terkait hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) proyek rehabilitasi Islamic Center di Desa Lempa, Kecamatan Pammana, yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026.


Sidak tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Wajo, Andi Bayu Marsuki, bersama anggota Komisi III yakni Ir. H. Sudirman Meru, H. Syamsuddin Ahmad, SH (Fraksi Gerindra), Arga Prasetya, SE., MM, dan Fery Santu.


Dalam keterangannya kepada Fajartimurnews.com, Komisi III DPRD Wajo menegaskan komitmen lembaga untuk bersikap tegas terhadap seluruh kontraktor di Kabupaten Wajo yang dinilai tidak profesional, mengerjakan proyek secara asal-asalan, serta tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai kontrak.


“Ini bukan hanya soal satu proyek. Komisi III DPRD Wajo berkomitmen menjaga kewibawaan Pemerintah Kabupaten Wajo, khususnya Bupati Wajo, serta melindungi kepentingan masyarakat. Setiap kontraktor yang pekerjaannya abal-abal dan tidak taat aturan akan diblacklist,” tegas Komisi III kepada Tim Redaksi Fajartimur.


Temuan dan Minus Pembangunan


Dari hasil sidak di lapangan, Komisi III mencatat sejumlah kekurangan (minus) dalam pembangunan rehabilitasi Islamic Center, di antaranya:


  • Pekerjaan belum rampung 100 persen meski telah melewati masa pelaksanaan;
  • Tidak tersedia saluran pembuangan air (drainase) yang berpotensi menimbulkan genangan;
  • Kaca bangunan gedung belum terpasang;
  • Kondisi plafon dinilai mengkhawatirkan;
  • Jalan beton di sekitar bangunan sudah mengalami retak, meski tergolong baru.



Temuan tersebut dinilai berpotensi merugikan masyarakat dan bertentangan dengan prinsip pembangunan yang berkualitas serta bertanggung jawab.


Apresiasi MOI DPC Wajo

Sementara itu, Ketua MOI DPC Kabupaten Wajo, Marsosegala, mengapresiasi langkah tegas Komisi III DPRD Wajo yang turun langsung melakukan sidak dan pengawasan.


“Kami mengapresiasi Komisi III DPRD Wajo yang responsif dan tegas. Pengawasan seperti ini sangat penting agar proyek yang bersumber dari uang rakyat benar-benar sesuai spesifikasi dan tidak dikerjakan asal jadi,” ujarnya.


Ia juga berharap komitmen blacklist terhadap kontraktor bermasalah benar-benar diterapkan, agar ke depan kualitas pembangunan di Kabupaten Wajo semakin baik dan tidak merugikan masyarakat.


Fajartimurnews.com menegaskan akan terus mengawal komitmen tersebut sebagai bagian dari kontrol sosial dan tanggung jawab pers.


Sul/tim


×
Berita Terbaru Update