
FAJARTIMURNEWS.com Polewali Mandar – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum yang penuh berkah bagi umat Muslim untuk mempererat tali silaturrahim dan memperkuat kebersamaan antar sesama. Suasana tersebut tampak begitu terasa dalam pertemuan silaturrahim yang berlangsung antara insan pers dengan salah satu pengusaha beras tersukses di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat, H. Sabaruddin, pada Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan itu menjadi ajang kebersamaan antara para jurnalis dan tokoh pengusaha yang telah dikenal luas di wilayah Sulawesi Barat. Dalam pertemuan tersebut, terlihat jelas suasana kekeluargaan dan keakraban di antara para peserta yang hadir.
H. Sabaruddin yang dikenal sebagai salah satu pengusaha beras sukses di Kabupaten Polman menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk berkumpul bersama para insan pers dalam suasana bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan. Menurutnya, silaturrahim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, terlebih di bulan yang penuh berkah seperti Ramadhan.
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Momentum ini sangat baik untuk mempererat silaturrahim, memperkuat kebersamaan, serta menjalin hubungan yang lebih baik dengan sesama,” ujar H. Sabaruddin saat berbincang dengan para insan pers.
Dalam kesempatan tersebut, H. Sabaruddin juga berbagi kisah perjalanan hidupnya dalam merintis usaha di bidang perdagangan beras. Ia mengungkapkan bahwa kesuksesan yang diraih saat ini tidak terlepas dari kerja keras, kesabaran, serta doa yang terus dipanjatkan.
Ia memulai usaha dari skala kecil dengan berbagai keterbatasan yang ada. Namun berkat kegigihan dan tekad yang kuat, usaha tersebut perlahan berkembang hingga dikenal oleh masyarakat luas. Kini, usaha beras yang dikelolanya telah menjadi salah satu yang cukup diperhitungkan di wilayah Polewali Mandar dan sekitarnya.
Menurutnya, menjaga kualitas produk menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan. Selain itu, hubungan yang baik dengan para petani juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha yang dijalankan.
“Para petani adalah mitra penting bagi kami. Tanpa kerja keras mereka dalam menghasilkan padi berkualitas, tentu usaha ini tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu kami selalu menjaga hubungan yang baik dan saling mendukung,” tambahnya.
Pertemuan silaturrahim tersebut juga menjadi ruang diskusi santai antara H. Sabaruddin dan para insan pers mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan beras. Diskusi berlangsung hangat dengan berbagai pandangan yang disampaikan oleh para peserta yang hadir.
Para insan pers yang hadir juga memberikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh H. Sabaruddin. Mereka menilai bahwa kegiatan silaturrahim seperti ini sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara media dan para pelaku usaha.
Salah satu jurnalis yang hadir menyampaikan bahwa pertemuan seperti ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi yang positif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Silaturrahim seperti ini sangat baik karena dapat mempererat hubungan antara insan pers dan para pelaku usaha. Selain itu, kita juga bisa berdiskusi secara santai mengenai berbagai hal yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para peserta menikmati hidangan sederhana sambil berbincang santai. Canda tawa yang terdengar di sela-sela perbincangan mencerminkan keakraban yang terjalin di antara mereka.
Di akhir pertemuan, H. Sabaruddin berharap agar silaturrahim yang telah terjalin dengan para insan pers dapat terus dijaga dan dipertahankan di masa yang akan datang. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pertemuan silaturrahim yang berlangsung pada Sabtu tersebut akhirnya ditutup dengan doa bersama. Harapannya, kebersamaan yang terjalin di bulan suci Ramadhan ini dapat membawa keberkahan bagi semua pihak serta memperkuat hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
Momentum silaturrahim ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan persaudaraan merupakan nilai yang sangat penting dalam kehidupan, terlebih di bulan suci Ramadhan yang mengajarkan umat untuk saling menghargai, berbagi, serta mempererat tali silaturrahim.

