FAJARTIMURNEWS.com Buol Sulteng. Sebanyak 15 orang warga negara Filipina yang mengalami musibah, mengapung di tengah laut perairan Buol selama tiga belas hari tanpa makan, akhirnya diselamatkan nelayan Buol yang saat itu sedang melaut.
Kasihumas Polres Buol Iptu Ridwan melaporkan, pihak pertama yang menemukan warga negara Filipina yang diterpa musibah ini adalah Moh. Rusman cs, nelayan asal Buol yang saat itu sedang melaut mencari ikan. Mengutip keterangan Rusman, saat itu Kamis (22/1/26) sekitar pukul 08.00 wita, menemukan sebuah perahu berisi 15 orang penumpang terkatung-kantung diatas permukaan laut, sekitar 72 mil dari pantai Kelurahan Buol Kabupaten Buol.
Melihat kondisi para penumpang perahu yang agak 'kritis', Rusman bersama rekan berinisiatif memindahkan seluruh warga Filipina ke perahunya, lalu membawahnya ke darat seraya menarik perahu warga Filipina yang rusak. Mereka merapat di dermaga Poyapi Buol setelah menempuh perjalanan laut selama sekitar 10 jam. "Untuk sementara, WNA ini ditumpangkan di rumah penduduk sekitar dermaga, "kata Ridwan.
Saat dimintai keterangan, warga Filipina ini mengaku bekerja di Sampurna Sabah Malaysia, dan ingin kembali ke negaranya melalui laut menggunakan perahu. Namun dalam perjalanan, mereka diterjang ombak sehingga perahu mengalami kerusakan. Akhirnya mereka terombang-ambing di laut selama 13 hari hingga ditemukan nelayan Buol.
Menurut Ridwan, saat Polres Buol mendapat informasi ditemukannya warga Filipina tersebut, langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait TNI AL, BPBD, pemerintah daerah guna membantu mengevakuasi seluruh WNA ini ke rumah sakit Mokoyorli Buol untuk pemeriksaan kesehatan.
Warga Filipina sebanyak 25 orang yang mengalami musibah ini terdiri dari seorang pria dewasa, 6 orang perempuan dewasa, 6 orang anak perempuan dan 2 orang anak laki-laki.-(BASRI/DITHA)

