Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Sulteng : "Penggunaan Energi Jangka Pendek, Membantu Mengurangi Pengeluaran Rumah Tangga"

Kamis, 03 September 2026 | September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T07:45:12Z

FAJARTIMUREWS.COM
  Palu Sulteng. "Penggunaan energi secara bijak dalam jangka pendek, dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Sementara, dalam jangka panjang,  penghematan energi menjadi bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga ketersediaan energi bagi generasi berikut".

 Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengemukakan hal tersebut saat mengikuti sosialisasi tentang "Gaya Hidup Hemat Energi ditengah Masyarakat" yang digelar Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi ( EBTKE ) Kementerian ESDM bersama Seruni Kabinet Merah Putih Bidang IV, di rumah jabatan Gubernur Sulteng "Siranindi" pada Rabu (2/9/26).

"Menghemat energi sama dengan kita berinvestasi guna mewariskan energi dimasa mendatang, "kata Gubernur, didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan.



  Menurut Gubernur, Sulteng memiliki posisi strategis dalam pengembangan energi terbarukan. Sejumlah pembangkit listrik berbasis tenaga air sedang dikembangkan diantaranya PLTA Poso yang kapasitasnya cukup besar serta pembangunan pembangkit energi terbarukan di kabupaten Sigi. "Sulteng miliki PLTA Poso yang mampu menghasilkan energi listrik hingga 515 megawatt. Di Sigi juga sedang dibangun PLTA  dengan kapasitas yang besar, "jelasnya.    Gubernur ingatkan, dalam pengembangan energi terbarukan, harus seiring dengan perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan energi.

 Karenanya, ia mengajak masyarakat untuk memulai gerakan hemat energi dari hal yang sederhana seperti memadamkan lampu dan peralatan listrik ketika tidak digunakan serta memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari.

Ia mencontohkan, penerapan hemat energi di rumah jabatan Gubernur Sulteng yang mengurangi penggunaan listrik dengan memanfaatkan cahaya matahari pada siang hari. "Dimasa efisiensi sekarang ini, hemat enegi menjadi penting, relevan dengan kebijakan efisiensi pemerintah daerah," katanya.

Sementara itu, Ketua Seruni Kabinet Merah Putih Bidang IV Sri Suparni Bahlil mengatakan, dalam gerakan hemat energi, perempuan khususnya para ibu-ibu memiliki peran penting karena berada dilingkungan keluarga dan dapat menjadi pengingat bagi seluruh keluarga. "Dalam membangun budaya hemat energi, peran perempuan sangat penting, "jelasnya.

Ia menyebut contoh kebiasaan sederhana untuk tidak menyalakan lampu ketika cahaya matahari masih cukup serta mencabut pengisi daya perangkat elektronik setelah digunakan. "Mari kita jadikan hemat energi menjadi gaya hidup. Gunakan listrik dan berbagai peralatan secara bijak dan tidak berlebihan, "pintanya.

Hadir dalam kegiatan ini, anggota Seruni Bidang IV antara lain Ibu Menteri PU, ibu Menteri Kelautan dan Perikanan, Asisten II Bisang Perekonomian dan Pembangunan Sulteng, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Sulteng, Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota se Sulteng, organisasi perempuan, peserta sosialisasi serta unsur masyarakat.- (ditha).
×
Berita Terbaru Update