FAJAR TIMUR NEWS.COM - Terkait pemberitaan sebelumnya berjudul "Di keluhkan Warga, Operasi Cipkon Malam Minggu Polsek Manggala Di nilai Tebang Pilih" pada Sabtu, (10/11/2026), redaksi menyampaikan klarifikasi setelah melakukan konfirmasi lanjutan.
Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang di gelar Polsek Manggala tersebut merupakan agenda rutin kepolisian dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Manggala, khususnya pada malam Minggu yang rawan pelanggaran lalu lintas dan tindak kriminal.
Adapun penindakan terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm dan menggunakan knalpot brong di lakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Terkait keluhan warga soal kesan tebang pilih, pihak Polsek Manggala menjelaskan bahwa penindakan di lakukan secara situasional terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata di lokasi razia. Tidak semua pelanggaran dapat di tindak secara bersamaan karena keterbatasan personel di lapangan.
Sementara terkait pernyataan salah seorang perwira di lapangan yang viral, hal tersebut merupakan bentuk ketegasan petugas dalam menegakkan aturan dan tidak di maksudkan untuk mengintimidasi pihak manapun, termasuk rekan-rekan pers dan mahasiswa.
Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan S.H., M.H., M.Si. menegaskan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi prinsip "Polri bersama masyarakat", humanis, dan terbuka terhadap kritik serta masukan dari masyarakat dan insan pers.
Redaksi FajarTimurNews.com menyampaikan bahwa pemberitaan sebelumnya merupakan aspirasi warga yang terjaring razia dan telah di berikan ruang hak jawab kepada pihak kepolisian sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Demikian klarifikasi ini di sampaikan untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalah pahaman di tengah masyarakat.
TIM


