FAJAR TIMUR NEWS.COM - Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) oleh Polsek Manggala di keluhkan sejumlah pengendara yang terjaring razia, Sabtu, (10/11/2026).
Beberapa pengendara motor yang kendaraannya di tahan karena tidak memakai helm dan menggunakan knalpot brong mempertanyakan sikap petugas yang di nilai pilih kasih.
"Kenapa hanya saya yang di tahan Pak, sedangkan banyak yang lewat tidak pakai helm. Baru yang tahan saya bukan anggota polisi," ujar salah seorang pengendara yang enggan di sebutkan namanya kepada awak media.
Menurut pengakuannya, di lokasi yang sama masih banyak pengendara lain yang melintas tanpa helm dan knalpot tidak sesuai standar namun tidak di berhentikan.
Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi, seorang perwira polisi di lokasi terdengar berteriak di depan umum dan menyatakan tidak ada toleransi bagi pelanggar.
"Biar siapa yang menghadap baik pers ataupun mahasiswa atau dari manapun tidak ada alasan," ucap perwira tersebut dengan nada tinggi, sehingga membuat sejumlah pengendara yang di tahan kaget.
Sangat di sayangkan perkataan seperti itu, padahal Kapolri mengatakan polisi bersama masyarakat. Semboyan tersebut tidak mencerminkan sosok polisi yang humanis.
Hingga berita ini di turunkan, Kapolsek Manggala belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi.
Redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak yang di sebutkan dalam pemberitaan ini.


