FAJARTIMURNEWS.com Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar kembali menunjukkan kontribusinya dalam membangun ruang diskusi akademik yang progresif melalui pelaksanaan Seminar Nasional bertema “Transformasi Pendidikan Akuntansi Berbasis Literasi Keuangan, Kewirausahaan Digital, dan Artificial Intelligence Dalam Menyiapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Gedung Teater Lantai 3 Menara Pinisi UNM.
Kegiatan yang dipadati mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan, serta pelaku industri kreatif digital tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat arah pendidikan akuntansi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja masa depan. Seminar nasional ini tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan ilmiah, tetapi juga menjadi simbol kesiapan generasi muda menghadapi era transformasi digital yang semakin masif.
Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema seminar dipilih sebagai bentuk respons terhadap tantangan global yang menuntut dunia pendidikan untuk tidak lagi berfokus pada kemampuan teoritis semata, melainkan juga pada penguatan literasi keuangan, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan dan ekonomi.
Menurutnya, mahasiswa saat ini merupakan generasi yang akan menjadi aktor utama menuju Indonesia Emas 2045. Oleh sebab itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.
Suasana seminar berlangsung penuh antusias sejak pagi hari. Para peserta tampak aktif berdiskusi mengenai tantangan pendidikan akuntansi di era digital, terutama terkait perubahan pola pembelajaran, perkembangan teknologi keuangan, hingga hadirnya artificial intelligence yang mulai mengubah pola kerja di berbagai bidang profesi.
Dalam pembukaan kegiatan, pihak Jurusan/Prog. Studi Pendidikan Akuntansi yg diwakili Dosen Pengampu MK. Sahade, memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Pendidikan Akuntansi yang dinilai mampu menghadirkan seminar nasional dengan isu yang sangat relevan terhadap kondisi saat ini. Seminar tersebut dianggap menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan intelektual di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM Bapak Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd.,M.Si. dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi pendidikan menjadi kebutuhan mendesak di tengah revolusi industri dan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, pendidikan akuntansi tidak lagi cukup hanya mengajarkan pencatatan dan pelaporan keuangan secara konvensional, tetapi juga harus mampu membentuk lulusan yang memahami teknologi digital, analisis data, literasi finansial, serta etika dalam penggunaan artificial intelligence.
Ia juga menilai bahwa literasi keuangan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Sementara kewirausahaan digital menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja baru di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.
Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi bisnis digital, hingga pemerhati pendidikan yang membahas berbagai strategi penguatan pendidikan akuntansi berbasis teknologi. Para narasumber menyoroti pentingnya integrasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, termasuk pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran dan pengelolaan data keuangan.
Salah satu pembahasan yang menarik perhatian peserta adalah bagaimana artificial intelligence mulai digunakan dalam sistem akuntansi modern, mulai dari analisis laporan keuangan otomatis, prediksi risiko bisnis, hingga pengelolaan data perusahaan secara real time. Namun demikian, para pemateri juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus tetap dibarengi dengan penguatan karakter, integritas, dan kemampuan berpikir kritis.
Pelaksanaan seminar nasional ini diharapkan mampu menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan membangun kesiapan menghadapi tantangan global. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa Pendidikan Akuntansi FEB UNM dalam mendukung visi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Di akhir kegiatan pembukaan, peserta memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar yang dinilai mampu menghadirkan pembahasan aktual dan dekat dengan realitas kehidupan generasi muda saat ini. Semangat kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan praktisi diharapkan dapat terus terbangun demi menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.
Melalui seminar nasional ini, mahasiswa Pendidikan Akuntansi FEB UNM menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi penonton di tengah arus perubahan zaman, tetapi juga siap menjadi pelaku utama transformasi pendidikan dan pembangunan bangsa di masa depan.
Andi Syukriansyah

