
FAJARTIMURNEWS.com Soppeng, Sulawesi Selatan– Suasana religius begitu terasa di lingkungan UPT SMP Negeri 2 Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan selama bulan suci Ramadan. Sekolah yang dikenal aktif dalam pembinaan karakter ini menggelar berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Kegiatan tersebut meliputi pesantren kilat, tadarrus Al-Qur’an, serta pengajian rutin yang dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga membentuk karakter yang berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
-Pesantren Kilat, Wadah Pembinaan Karakter Islami
Pesantren kilat menjadi salah satu agenda utama yang paling dinantikan para siswa. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi seputar akidah, akhlak, fiqih ibadah, serta pentingnya menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan oleh guru pendidikan agama Islam serta menghadirkan penceramah dari luar sekolah.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Lilirilau, Joharuddin, S.Pd., M.M, menyampaikan bahwa pesantren kilat bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari program pembinaan karakter yang berkelanjutan.
“Melalui pesantren kilat, kami ingin menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan kepada siswa. Ramadan adalah momentum terbaik untuk membentuk pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
-Tadarrus Al-Qur’an Setiap Pagi
Selain pesantren kilat, kegiatan tadarrus Al-Qur’an dilaksanakan setiap pagi sebelum proses pembelajaran dimulai. Para siswa membaca Al-Qur’an secara bergiliran di kelas masing-masing, dipandu oleh wali kelas dan guru agama.
Suasana hening dan khusyuk mewarnai setiap sudut ruang kelas. Bacaan ayat suci terdengar merdu, menciptakan atmosfer yang penuh keberkahan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus memperbaiki kemampuan membaca dengan tajwid yang benar.
Tidak hanya siswa, para guru pun turut serta dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keteladanan.
-Pengajian Harian dan Siraman Rohani
Setiap hari, sekolah juga mengadakan pengajian dan siraman rohani yang membahas tema-tema aktual seputar kehidupan remaja, pergaulan sehat, serta pentingnya menghormati orang tua dan guru. Materi disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif agar mudah dipahami siswa.
Melalui pengajian ini, pihak sekolah berharap para siswa mampu mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
-Membangun Generasi Berkarakter
Joharuddin menegaskan bahwa program Ramadan ini sejalan dengan visi sekolah dalam menciptakan generasi yang cerdas secara akademik dan kuat secara spiritual.
“Kami ingin lulusan UPT SMP Negeri 2 Lilirilau tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Pendidikan karakter adalah fondasi utama dalam membangun masa depan anak-anak kita,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang, dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat dan orang tua siswa agar pembinaan karakter dapat berjalan secara sinergis.
-Harapan ke Depan
Ke depan, pihak sekolah berencana memperluas program keagamaan tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga melalui kegiatan rutin seperti Jumat Ibadah, kajian bulanan, serta pembinaan baca tulis Al-Qur’an secara intensif.
Joharuddin berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk komite sekolah dan pemerintah daerah, agar program pembinaan keagamaan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Semoga melalui kegiatan Ramadan ini, siswa-siswi kami menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah, serta mampu membawa nama baik sekolah dan daerah Kabupaten Soppeng,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus ditanamkan, UPT SMP Negeri 2 Lilirilau menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.
Andi Syukriansyah

